Pajak Progresif Kendaraan-Dongkrak PAD Sumsel 20%

July 21st, 20128:15 am @

0


Pajak Progresif Kendaraan-Dongkrak PAD Sumsel 20%

Sumber : seputar-indonesia
PALEMBANG – Meski baru akan diuji coba pemberlakuannya pada tahun ini,pajak progresif kendaraan bermotor di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diharapkan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor hingga 20%.Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Provinsi Sumsel Eppy Mirza menyampaikan, pihak Dispenda saat ini masih mencari data jumlah perusahaan yang memiliki kendaraan lebih dari satu, dengan nama dan alamat pemilik yang sama. “Jadi, target kita dari pajak progresif ini, ada penambahan paling tidak 20% sumbangan PAD dari pajak kendaraan bermotor tahun ini, “ujar Eppy Mirza di Pemprov Sumsel kemarin.Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Sumsel ini menyatakan,total PAD yang disumbang dari pajak kendaraan bermotor pada 2011 mencapai Rp1 triliun. Angka ini diharapkan naik sebesar 20% pada 2012.Apalagi,dengan semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi Sumsel, ke depan akan semakin banyak perusahaan yang berkembang dan diperkirakan akan semakin banyak pula jumlah mobil operasional yang dimiliki masingmasing perusahaan.

Diketahui, pajak progresif adalah tarif pemungutan pajak dengan persentase yang naik, dengan semakin besarnya jumlah yang digunakan sebagai dasar pengenaan pajak dan kenaikan persentase untuk setiap jumlah tertentu setiap kali naik. Anggota Komisi III DPRD Sumsel Agus Sutikno menyatakan, pemerintah daerah juga telah melaksanakan sosialisasi Perda No 3/2011 tentang Pajak Daerah melalui media massa dan langsung ke 15 kabupaten dankotadiSumsel,termasukkecamatan.

“Dalam UU No 28/ 2009 juga sudah jelas bahwa untuk 2012, pajak kendaraan bermotor, khususnya roda empat, memang sudah berlaku penghitungan ketetapan pajak dengan sistem progresif, “kata Agus. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menuturkan, perda tersebut akan berjalan pada tahun ini. Di dalam pajak itu juga ada ketetapan yang namanya keberatan pajak.

“Itu juga yang nanti perlu disampaikan pada masyarakat. Tapi, coba kita jalankan UU Perda ini dulu atas UU No 28/2009. Kalau masyarakat sampai berkeberatan akan pajak yang diterapkan ini, tentu itu bagian yang harus kita lihat dari realitas dalam masyarakat. Tapi,UU itu memang harus ditindaklanjuti dalam perda tersebut, “tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan, pajak progresif kendaraan roda empat akan mulai diterapkan di Sumsel mulai 2012 dan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak. “Untuk persiapan pelaksanaannya telah dilakukan langkah-langkah, antara lain menyiapkan program komputerisasi di setiap Kantor Samsat, yang bisa melacak dan menentukan tingkat progresif setiap kepemilikan kendaraan bermotor, “ungkap Alex.